Tangani kolesterol Anda dengan Niacin

Saya bukannya mau promosi merek ini, cuma kebetulan saya dapat pertanyaan dari pasien saya tentang Niacin, dan gambar sediaan yang cantik adanya cuma ini :) Berhubung yang sudah terlanjur ditampilkan gambarnya Niaspan, sekalian saya expose saja biar puas.

Niaspan adalah tablet bersalut selaput, berisi zat aktif Niacin, dalam bentuk Extended Release. Bentuk extended release maksudnya obat ini ketika ditelan, akan diserap oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama, sehingga diharapkan waktu kerja obat (efeknya) lebih lama.

Niaspan bekerja dengan cara mengurangi kolesterol “jahat” LDL dan trigliserida; dan meningkatkan kolesterol “baik” HDL. Niacin sebagai zat utamanya disebut juga nicotinic acid, termasuk dari bagian vitamin B3. Karena sifatnya yang mengatur kadar kolesterol dalam darah, obat ini juga berarti mengurangi resiko terjadinya serangan ulangan pada penyakit jantung.

Indikasinya adalah untuk diberikan pada :

  • Digunakan sebagai tambahan / pelengkap diet untuk menurunkan kadar kolesterol LDL, Apo B, dan trigliserida; serta meningkatkan kadar HDL pada penderita hiperkolestrolemia. Singkatnya ‘mah adalah suatu penyakit darah di mana kadar kolesterolnya tinggi.
  • Penderita yang memiliki riwayat serangan penyakit jantung dan peningkatan kolesterol, niacin bersama dengan resin pengikat pada cairan empedu berfungsi untuk memperlambat pembentukan penyakit aterosklerotik serta mengurangi yang sudah terjadi. Aterosklerotik adalah suatu keadaan dimana terjadi endapan pada pembuluh-pembuluh darah sehingga ruang dalam pembuluh darah tersebut mengecil, hingga tertutup sama sekali – di pembuluh darah jantung mengakibatkan serangan jantung, di pembuluh darah otak mengakibatkan stroke, dll.
  • Dikombinasi dengan Lovastatin sebagai terapi pada kelainan hiperkolesterolemia, menimbulkan hasil akhir terapi yang lebih baik dibandingkan terapi dengan Lovastatin saja.
  • Terapi kombinasi tidak dianjurkan sebagai terapi awal.

Petunjuk keamanan dalam penggunaan Niaspan

  • Niaspan bukan untuk semua orang, khususnya bagi yang memiliki alergi terhadap kandungannya.
  • Bagi yang memiliki gangguan hati, tukak lambung, atau gangguan perdarahan lain harap konsultasikan dulu kepada dokter Anda.
  • Bila Anda meminum Niaspan bersama dengan statin, segera laporkan kepada dokter Anda bila terjadi nyeri otot, kelemahan, atau bengkak; karena ini adalah salah satu efek samping yang serius namun jarang terjadi.
  • Pernah dilaporkan terjadi kerusakan hati ketika mengganti Niaspan dengan Niacin jenis lainnya, yaitu jenis immediate-release (langsung habis diserap tubuh ketika diminum). Segera laporkan kepada dokter Anda ketika mengganti obat.
  • Niaspan dapat meningkatkan kadar gula darah. Bila Anda menderita diabetes, perhatikan dengan seksama kadar gula darah Anda, dan segera laporkan perubahan yang tidak wajar kepada dokter.
  • Dapat terjadi kelainan pada kulit yaitu flushing (kemerahan, hangat dan gatal, pada kulit). Kelainan ini sering terjadi, khususnya bila dosis Niaspan ditingkatkan. Efek ini biasanya berangsur-angsur menghilang.
  • Efek lainnya adalah peningkatan denyut jantung, dengan penurunan panyang napas (napas menjadi pendek-pendek), keluar keringat lebih banyak, menggigil, sensasi seperti melayang, dan yang lebih jarang lagi adalah pingsan.
  • Efek yang sering terjadi lainnya adalah sakit kepala, nyeri pada badan, diare, mual, muntah, gatal dan kemerahan. Biasanya ringan, dan cenderung hilang dengan sendirinya.

Memang terdengar mengerikan efek sampingnya. Tapi, dalam upaya mengeluarkan obat tersebut ke pasaran, seluruh efek samping yang terjadi harus dicantumkan. Bisa jadi terjadi pada Anda, dan bisa jadi juga tidak.

2 thoughts on “Tangani kolesterol Anda dengan Niacin

  1. Dokter Arief, Terimakasih untuk informasinya, kebetulan sudah 2 bulan ini saya pakai Niaspan 1 pil sehari sebelum tidur, tapi belakangan ini saya sering gatal2 bisa minta tolong diinformasikan obat penawarnya karena gatalnya ini sangat mengganggu aktifitas saya dan hampir tiap hari jadi untuk pemakaian niaspan saya stop sudah 5 hari tapi tetap gatal, mohon pencerahannya.
    atas bantuan dan informasinya saya ucapkan terimaksih.
    regards.
    Ricky

Comments are closed.