Occupational Disease… Apa Itu ?

Posted on October 3, 2008
Filed Under Informasi Untuk Pasien, Konsultasi | 2 Comments

Sesuai dengan namanya, occupational disease adalah suatu penyakit yang timbul akibat suatu proses bekerja di lingkungannya. Penyakit ini adalah cedera yang sifatnya kronis, sering kali terjadi akibat suatu pekerjaan yang serupa selama bertahun-tahun. Misalnya seorang petani setelah sekian tahun bekerja ia menderita sakit punggung bawah.

Contoh lainnya adalah penyakit seorang sekretaris yang telah bekerja sebagai “tukang ketik” :) selama bertahun-tahun, ia berpotensi mengalami penyakit pada pergelangan tangannya yang disebut Carpal Tunnel Syndrome atau CTS.

Belakangan ini dengan bergantinya trend pekerjaan dari manual menjadi otomatis / semi otomatis terjadi pula trend pergeseran penyakit akibat kerja. Beberapa dekade lalu kita sering menemui orang-orang tua (generasi orang tua kita misalnya) yang menderita sakit punggung karena pekerjaannya sebagai seorang yang berprofesi terutama “menggunakan” punggung tersebut, atau nyeri pada kaki akibat menggunakan sepeda selama bertahun-tahun. Namun sekarang ini kita mungkin menemukan trend penyakit tersebut terjadi pada orang-orang yang lebih muda karena pekerjaannya selama beberapa tahun menggunakan komputer, keyboard, dan mouse. Saya pribadi banyak mendapatkan pasien yang seperti ini. Pada orang-orang kantoran misalnya CTS adalah suatu kelainan yang sangat sering ditemukan; atau sensasi kesemutan pada jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan akibat penggunaan mouse selama berjam-jam dan berulang selama bertahun-tahun.

Belakangan ini banyak kita jumpai istilah ergonomic.  Istilah ini secara harfiah memiliki arti sebagai berikut :

  1. Suatu ilmu yang diterapkan terutama dalam mendesign suasana kerja yang bertujuan untuk memaksimalkan produktifitas dengan cara mengurangi kelelahan dan ketidaknyamanan pengguna / operator.
  2. Suatu faktor design yang ditujukan secara spesifik untuk mengoptimalkan tempat dan suasana kerja.

Faktor ergonomik dalah suatu terobosan yang jenius, disebut juga bioteknologi atau human engineering. Bila Anda jeli, saat ini ketika kita membeli produk keyboard misalnya, di balik kemasannya menurut peraturan ergonomik harus mencantumkan peringatan kesehatan akibat menggunakan produk tersebut. Kita juga menjumpai produk-produk ergonomik dalam dunia kerja, misalnya kursi ergonomik untuk menghindari nyeri punggung bawah, atau keyboard anti RSI, dan lain-lain.

Istilah RSI yang berarti Repetitive Strain Injury diadopsi dari pengertian occupational disease. Penyakit ini adalah bentuk suatu cedera (injury) yang menimbulkan suatu tekanan / stress (strain) dan sifatnya berulang-ulang (repetitive) untuk suatu jangka waktu yang lama.

Beberapa penyakit terkenal yang termasuk dalam kategori penyakit akibat kerja lainnya adalah :

  • Asbestosis yang terjadi pada penambang asbes dan orang-orang yang bekerja dengan isolator asbes yang rapuh
  • Black lung (Pneumoconiosis) pada penambang batubara
  • Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada para pekerja yang terutama menggunakan tangannya seperti pembuat adonan roti, sekretaris, programmer komputer, petugas entri data
  • Sakit radiasi (Radiation Sickness) pada pekerja industri nuklir
  • Phossy jaw pada para pekerja pembuat batangan korek api
  • Kanker sel squama di kulit skrotum pada pekerja pembersih cerobong asap
  • Byssinosis pada pekerja di bagian industri tekstil katun

  • Dan masih banyak lagi…

Nah, bila Anda adalah seorang pekerja, entah apa itu pekerjaannya asal dikerjakan secara rutin setiap hari, mulailah memikirkan faktor keselamatan kerja dan faktor ergonomik demi keamanan Anda sendiri.
:)

VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 6.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 0 (from 0 votes)
Occupational Disease... Apa Itu ?, 6.0 out of 10 based on 1 rating
Suka post ini ? Silakan share...
  • Facebook
  • Twitter
  • Technorati
  • Add to favorites
  • Print
  • email

Posting terkait:

  • Tidak ada post yang terkait untuk saat ini...

Comments

2 Responses to “Occupational Disease… Apa Itu ?”

  1. Desi on February 10th, 2009 7:39 am

    Bagaimana dengan karyawan yang kontak dengan fiberglass apakah ada kemingkinan kena penyakit akibat kerja

    VA:F [1.9.1_1087]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.1_1087]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. dr. Arief on February 12th, 2009 10:44 am

    Halo Desi, apa kabar ?
    Saya tidak tau pasti tentang proses pembuatan Fiberglass. Namun pada intinya, seluruh proses yang mengakibatkan penguapan dan terhirup dalam jangka waktu yang lama serta berulang-ulang pasti akan menimbulkan efek negatif pada tubuh. Diperlukan penanganan khusus bagi pekerjanya, disamping menggunakan peralatan pelindung (masker, kacamata, dll) juga detoksifikasi secara berkala. Semoga dapat membantu. :)

    VA:F [1.9.1_1087]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.1_1087]
    Rating: +1 (from 1 vote)

Leave a Reply