Bullying… Apa tanda-tandanya ?

 

Sebagai kelanjutan dari bahasan tentang Bullying pada bagian 1 kemarin, sekarang kita lanjutkan dengan tanda-tandanya. Ada banyak tanda yang bisa mengingatkan kita apakah anak kita terlibat bullying di sekolah atau tidak. Terlibat bisa berarti menjadi korban, atau bahkan menjadi pelaku bullying. Hal ini penting untuk kita ketahui, agar kita selaku orang tua (atau guru) dapat mengambil langkah yang diperlukan sedini mungkin.

Tanda-tandanya adalah…

Menjadi korban bullying :

Anak Anda mungkin menjadi korban bullying di sekolahnya bila ia menunjukkan gejala-gejala berikut ini :

  • Ada kerusakan atau kehilangan pakaian / bagian dari pakaian atau barang miliknya (peralatan sekolah, bekal, uang saku, dll)
  • Melaporkan kehilangan buku, peralatan elektronik, atau perhiasannya (termasuk jam tangan, anting, cincin, dll)
  • Memiliki jejas / luka / memar / lebam yang tidak bisa dijelaskan sebabnya
  • Sering mengeluh sakit kepala, sakit perut, mual, atau tidak enak badan, khususnya saat hendak berangkat sekolah
  • Kesulitan tidur, atau sering mimpi buruk, atau sering mengigau
  • Mengalami perubahan pola makan
  • Punya kecenderungan menyakiti diri sendiri
  • Sering kelaparan sepulang sekolah karena tidak berani makan di kantin sekolah saat istirahat
  • Melakukan atau punya kecenderungan untuk kabur dari rumah
  • Tidak punya teman / terkucil / tidak mau bicara kepada teman sekolahnya
  • Ketakutan untuk berangkat ke sekolah atau beraktivitas dengan temannya
  • Tampak sedih, marah, cemas, atau depresi ketika pulang dari sekolah
  • Membicarakan atau mengeluarkan ide tentang bunuh diri
  • Nilai raport dan prestasi sekolahnya menurun dan cenderung menjadi malas serta tidak bergairah belajar
  • Sering merasa tidak puas terhadap hidupnya
  • Tampak tidak percaya diri
  • Tiba-tiba temannya jadi sedikit
  • Berupaya untuk menghindar dari tempat tertentu
  • Bertingkah aneh yang berbeda dari biasanya

 

Melakukan bullying pada orang lain :

Sebaliknya, anak Anda mungkin menjadi pelaku bullying terhadap orang lain bila tampak gejala-gejala di bawah ini :

  • Menunjukkan sikap yang kasar terhadap orang lain
  • Mudah terlarut dalam perkelahian baik fisik maupun verbal (mudah mencaci atau memaki) kepada orang lain
  • Beberapa kali dipanggil ke BP di sekolahnya, meskipun ia tidak mengatakan penyebabnya
  • Mendapatkan skorsing dari sekolah
  • Tanpa ada penjelasan tiba-tiba memiliki uang lebih dari yang Anda berikan
  • Cenderung mudah untuk menyalahkan orang lain
  • Tidak mau menerima tanggung jawab dari perbuatannya
  • Memiliki teman yang melakukan bullying pada orang lain
  • Selalu ingin menang sendiri

 

Nah, apakah tanda-tanda di atas ada pada anak Anda ? Bila ada, lakukan pendekatan yang tepat pada sang anak agar ia tidak tumbuh menjadi sosok depresif karena menjadi korban bullying, atau tumbuh menjadi kriminal karena melakukan bullying.

Masalah bullying ini menjadi sangat penting untuk kita atasi karena zaman sekarang ini anak sudah mendapatkan akses informasi yang lebih banyak dari zaman-zaman sebelumnya dengan adanya internet dan televisi di rumah kita, sehingga kecenderungan yang terbentuk pada masa kanak-kanak akan berkembang menjadi sebuah ide, berkembang menjadi sebuah sosok idola, berkembang lagi menjadi cita-cita, hingga akhirnya ia (sang anak) tumbuh dengan cita-cita tersebut. Sangat disayangkan bila buah hati kita tumbuh dengan cita-cita yang salah bukan ?