Apa Bedanya Cacar Air dan Cacar Api (cacar monyet) ?

Add a comment November 1st, 2008

Tulisan ini saya post khusus sebagai tambahan atas post saya tentang cacar air, karena banyaknya pertanyaan yang sampai ke email saya seputar masalah ini. Baiklah saya lengkapi sedikit tentang perbedaan kedua macam cacar tersebut.

Istilah kedokteran untuk cacar air adalah Varicella; sedangkan untuk cacar monyet atau cacar api, ini adalah penyakit kulit lain yang disebut Impetigo. Impetigo ini ada 2 macam, dan sering keduanya punya nama yang berbeda pula. Impetigo krustosa yang disebut cacar madu (pada beberapa daerah), dan impetigo krustosa atau cacar api / cacar monyet. Wah banyak ternyata ya ?? :)

Meskipun disebut cacar, kedua jenis ini (Madu dan Api) tak sama dengan cacar air karena cacar air disebabkan virus. Cacar madu merupakan kelainan yang terjadi di sekitar lubang hidung dan mulut. Cirinya: kemerahan kulit dan lepuh yang cepat memecah, hingga meninggalkan keropeng (kulit mati) yang  tebal warna kuning seperti madu. Bila keropeng dilepaskan, terlihat luka lecet di bawahnya. Sedangkan cacar api sering terjadi di ketiak, dada, dan punggung. Penampilannya adalah kemerahan di kulit dan gelembung-gelembung (mirip kulit yang kesundut rokok – mungkin ini sebabnya sehingga disebut cacar api). Gelembung di kulit ini berisi nanah yang mudah pecah. Cacar api sangat mudah menular dan berpindah dari satu bagian kulit ke bagian lain. Jika terjadi pada bayi baru lahir, infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Penyakit ini dapat disertai demam dan menimbulkan infeksi serius.

Berikut silakan disimak perbedaan foto antara cacar api (atas) dan cacar air (bawah)

Tuh beda kan ?

Karena penyebabnya beda, pengobatannya juga beda. Ada satu hal yang -hampir- sama, yaitu sama-sama berbekas kalau sampai pecah, tapi cacar air lebih berat bekasnya. Terapi terhadap cacar air sudah saya jabarkan panjang lebar, dan itu tidak akan saya bahas lagi di sini. Nah kalau cacar api / cacar monyet penyebabnya adalah bakteri, tepatnya Staphylococcus. Setelah ditemukan penyebabnya, maka terapinya bisa relatif lebih mudah. Tinggal beri anti biotik yang paten, insya Allah beres deh. Yang perlu senantiasa diperhatikan adalah menjaga self-hygiene yang baik, agar tidak terjangkit penyakit ini. Kalau masih ada pertanyaan lagi silakan kirim comment, insya Allah saya jawab sampai puasssss :)

VN:F [1.9.11_1134]
Rating: 7.3/10 (53 votes cast)
VN:F [1.9.11_1134]
Rating: +22 (from 24 votes)
Apa Bedanya Cacar Air dan Cacar Api (cacar monyet) ?, 7.3 out of 10 based on 53 ratings

Posting terkait:

  1. December 24th, 2008 at 10:13 | #1
    andik

    anak saya baru lahir sekitar sebulan lalu dan terkena penyakit kulit seperti cacar di sekitar ketiak dan punggung. bagaimana mengatasi dan mengobatinya? terima kasih sebelumnya.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 3.0/5 (4 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 3 votes)
  2. December 26th, 2008 at 15:53 | #2
    dr. Arief

    @andik -
    Dear Andik
    Selamat atas kelahiran anaknya, semoga sehat selalu. Untuk menjawab pertanyaan Anda, saya perlu informasi lebih lanjut. Apakah mungkin dikirimkan fotonya melalui email ke alamat tanya@drarief.com ?

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +4 (from 4 votes)
  3. January 13th, 2009 at 14:42 | #3
    maria

    Dokter, teman anak saya terserang cacar monyet. Apakah penyakit ini menular ke anak lain? Bagaimana cara penularannya?
    Terimakasih

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 4.0/5 (3 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +3 (from 5 votes)
  4. January 13th, 2009 at 17:27 | #4
    dr. Arief

    Halo Maria.
    Cacar monyet menular dari satu anak ke anak lainnya, melalui kontak langsung (skin contact) dengan penderitanya.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +3 (from 3 votes)
  5. February 2nd, 2009 at 00:36 | #5
    chelsea

    hallo dokter,saya mau tanya apakah benar bila seseorang terkena cacar airnya tidak tuntas atau keluar semuanya tidak bersih,maka kelanjutannya adalah herpes dok?
    atau apakah yang menyebabkan herpes,karena saudara saya yang baru 10tahun dan masih gadis kenapa bisa terkena herpes dok?
    hal ini sudah ditanyakan ke ahlinya dan dijawab karena cacar air yang tidak tuntas,apakah hal tersebut benar dok?terima kasih atas jawabannya dok.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: -1 (from 3 votes)
  6. February 2nd, 2009 at 07:51 | #6
    dr. Arief

    Halo Chelsea, apa kabar?

    Saya tidak jelas tentang apa yang Anda maksud dengan “tidak tuntas”. Yang benar adalah keduanya disebabkan oleh virus yang sama, yaitu VZV (Varicella-Zooster Virus). Seseorang yang pernah terkena serangan Varicella (cacar air), maka virus nya dapat relaps (kambuh) kembali di kemudian hari bila kondisi tubuhnya menurun, dan akan tampil dalam bentuk Herpes Zooster, tapi keduanya disebabkan oleh virus yang sama, tidak peduli terapi sebelumnya tuntas atau tidak.
    Bila seseorang yang menderita herpes zooster menikah, anak dan pasangannya belum tentu tertular, karena penyakit tsb hanya menular pada umumnya dengan kontak langsung pada saat serangan (pas kambuh) saja. :)

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 2 votes)
  7. February 25th, 2009 at 13:39 | #7

    Selamat siang Dok,
    Baru 2 hari ini anak saya kena cacar api/monyet, sebagai data awal anak kami berumur 18 bulan, saya sudah berobat ke dokter terdekat dan diberi obat, larutan (kemasan botol yg diseduh air), salep. Yang mau saya tanyakan berapa lama biasanya penyakit/bakteri ini bisa bertahan dalam tubuh sianak setelah diobati? / berapa lama rata2 bisa sembuh setelah berobat?
    Demikian pertanyaan saya, terima kasih sebelumnya atas respon dokter.
    Salam
    Kodir

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (2 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  8. February 26th, 2009 at 20:40 | #8
    dr. Arief

    Apa kabar pak Kodir ?
    Pengobatan cacar monyet sebenarnya cukup sederhana. Pengobatan yang didapat menurut saya sudah cukup, dan dalam waktu 1-2 minggu lagi seharusnya sudah pulih seperti sedia kala. Yang perlu diingat adalah menjaga kebersihan dan menghindari penularan ulang melalui pakaian, alas tidur, dll yang mengalami kontak langsung dengan penderitanya. Semoga dapat membantu :)

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 3.7/5 (3 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 3 votes)
  9. March 2nd, 2009 at 07:29 | #9
    ayu

    selamat pagi Dok, di Daerah saya ada satu kebiasaaan menyembuhkan cacar air dengan menggunakan air rendaman dari EKOR ANJING, dan terbukti dalam beberapa hari penyakit ini berangsur-angsur sembuh. apakah benar, pengobatan seperti ini benar adanya ? sebenarnaya kandungan apa yang terdapat pada ekor anjing yang menyebabkan penyakit ini dapat berangsur-angsur pulih?

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 2 votes)
  10. March 2nd, 2009 at 10:41 | #10
    dr. Arief

    Halo Ayu, apa kabar ?
    Saya tidak tahu tentang kandungan air rendaman ekor anjing ini, namun sebagian besar (tidak seluruhnya) kepercayaan masyarakat tentang cara-cara berobat didasari oleh mitos dan tidak ada dasar pembuktiannya secara bermakna. Di sisi lain, cacar air disebabkan oleh virus; yang seluruh serangan virus punya sifat SELF-LIMITING DISEASE yang artinya sembuh dengan sendirinya. Jadi, tanpa diapa-apakan pun cacar air akan sembuh dengan sendirinya. Obat-obatan yang diberikan hanya bersifat mengatasi gejala (contohnya demam, tidak enak badan, dll) sehingga mempercepat proses sembuhnya. Tapi dasar dari seluruh serangan virus adalah sembuh dengan sendirinya (dilawan oleh kekebalan tubuh). :)

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +5 (from 5 votes)
  11. March 6th, 2009 at 16:41 | #11

    dear dok,
    sudah 1 minggu anak saya yang berumur 23 bulan kena cacar air.
    yang ingin saya tanyakan apakah bisa berulang nanti dan tolong info lebih jelas seputar herpes zooster dan ciri-cirinya
    oya sorry dok ada tambahan dok, saya kasi acyclovir 200 mg, dan salep acyclovir…tapi kok setelah hitam cacarnya malah kulitnya jadi terkelupas dan merah…
    thanks alot dok….

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  12. March 7th, 2009 at 19:30 | #12
    dr. Arief

    Dear Dina, apa kabar?
    Kemungkinan berulang pada cacar secara teori tidak bisa terjadi, dan saya belum menemukan kepustakaan ilmiah resmi yang menuliskan tentang ini. Soal perubahan warna kulit setelah terkelupas, itu adalah bagian dari pembentukan kulit baru setelah kulit yang rusak terkelupas. Selama prosesnya tidak dipaksakan (dicabut paksa) biasanya tidak berbekas.
    Tentang herpes Zoosternya insya Allah saya posting agak belakangan nanti, soalnya sekarang sedang super-sangat-sibuk :) jadi stay tune aja.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +3 (from 3 votes)
  13. March 16th, 2009 at 13:14 | #13
    Monik

    Dear Dr.Arief,

    Ini terjadi pada anak saya. Beberapa minggu yll. dibawah mata kiri anak saya ada 1 bintil merah yang akhirnya membengkak. Awalnya saya kira digigit serangga, tetapi kemudian bintil tersebut ada ujungnya dan membentuk bulatan yang ada airnya. Saya olesi salep yang ada kandungan antibiotik aman untuk mata akhirnya sembuh, sebelumnya bintil tersebut pecah sendiri. Beberapa hari kemudian keluar lagi 1 bintil merah di ujung hidungnya (anak saya sampai sedih karena diseklh katanya diledekin seperti pinokio), Sekarang yang dihidung bintilnya sudah pecah tinggal kering saja. Saya mulai curiga ini bukan karena digigit serangga. Karena sekarang di dekat siku lengan kirinya timbul bintil yang sama. saya baca beberapa artikel, apa ini cacar monyet/api atau sejenis cacar lainnya, dok? Anak saya berumur 7 tahun, sampai sekarang untuk perlengkapan before & after shower masih memakai produk baby. Saya juga yakin kebersihan kulit, handuk & tempat tdr terjaga karena saya concern untuk hal itu. Yang tidak saya gunakan hanya cairan antiseptik yang dicampur dengan air mandi karena saya takut kulit anak menjadi kering. Saya menjadi cemas, kenapa ya dok dengan kulit anak saya. Terima kasih atas bantuannya. Selamat siang.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  14. March 16th, 2009 at 20:10 | #14
    Tambunan

    Halo Dr. Arief.

    Salam kenal, saya Hendrik Tambunan.
    Apa kabar Dok? Semoga sehat ya…

    Terimakasih sebelumnya untuk artikel tentang cacar api / cacar monyet yang anda terangkan di sini.
    Namun masih ada yang ingin saya tanyakan lagi.
    Setelah membaca cara menyembuhkan penyakit ini, anda menyebutkan terapi yg menggunakan anti biotik yang paten.

    Pertanyaan saya adalah;

    a. Apakah belum ada obat yang bisa menyembuhkan atau membunuh virus penyakit cacar api ini? Misalnya seperti salep atau dalam bentuk lainnya. Jika ada, apakah nama obat itu?

    b. Anti biotik yang paten menurut rekomendasi anda?

    Terima kasih banyak saya haturkan.

    Salam,

    Hendrik Tambunan

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 3.5/5 (2 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 6 votes)
  15. April 2nd, 2009 at 20:34 | #15
    Lia

    halo dokter .
    saat ini saya sedang terkena cacar . tapi saya agak bingung dengan cacar jenis apa yang sedang saya derita ini .
    lentingannya menyebar diseluruh tubuh . bentuknya seperi cacar air tapi tidak bening , melainkan hijau seperti berisi nanah ,ini sudah sampai seminggu tapi lentingannya tidak juga kering . saya sudah minum antibiotik , obat cacar , obat gatal dan juga memakai salep acyclovir .
    sebenarnya saya terkena cacar apa ya , dok ? mengapa cacarnya tidak juga kering padahal sudah seminggu ?
    sebelumnya terimakasih atas jawabannya , dok .

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  16. April 4th, 2009 at 06:39 | #16
    dr. Arief

    Dear Lia.
    Bagaimana kabar Anda hari ini? Melihat ceritanya sih sekilas mirip dengan cacar air. Tapi dalam kedokteran ada kelainan lain yang mungkin menutupi, karenanya seorang dokter wajib melihat dengan mata kepalanya sendiri untuk memastikan kelainan apa yang diderita pasiennya. Dalam hal ini, saya sangat menganjurkan agar Anda mendatangi dokter untuk minta kejelasan tentang penyakit Anda. Dalam kasus tertentu, dokter biasanya akan meminta konfirmasi laboratorium, terutama pemeriksaan darah lengkap penderita untuk mengetahui dengan pasti apakah itu adalah serangan virus, bakteri, atau keduanya.
    Bila Anda menghendaki, silakan mengirimkan foto kelainan kulit Anda melalui email kepada saya melalui alamat “tanya -at- drarief.com”, insya Allah saya bantu.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  17. May 9th, 2009 at 20:00 | #17
    Maya

    dokter, saya tidak tahu ini kenapa.
    kulit saya bentol-bentol, lalu bernanah. 3 hari ini sedikit bertambah. namun tidak bisa dibilang banyak kalau dibandingkan dengan cacar pada umumnya. dulu saya pernah terkena cacar air. apakah sekarang saya sedang terkena cacar api?

    terima kasih.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 2 votes)
  18. May 10th, 2009 at 11:10 | #18
    dr. Arief

    @ Maya -

    Bisa jadi itu adalah serangan penyakit cacar api.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  19. May 11th, 2009 at 11:43 | #19
    wahyu budi

    selamat siang dokter mo nanya neh anak saya umur 14 bln didiagnosa kena sakit paru2 arahnya ke TB trus di beri obat sandoz ama dsa tiap pagi sebelum makan selama 6 bulan ada nggak terapi yang tanpa obat saya kasihan melihatnya saya tinggal di depok tengah ada gak klinik terapi di dekat depok

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  20. May 14th, 2009 at 10:06 | #20
    bu neneng

    Assalamualaikum Dok?? saya mau tanya, sudah satu minggu anak saya yang berusia 11 bln terkena cacar monyet , tapi setelah sembuh trus mandi akhirnya timbul lagi cacarnya, apakah cacar monyet tidak boleh terkena air?? makasih atas jawabannya nanti ditunggu!!!

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: -1 (from 1 vote)
  21. May 14th, 2009 at 18:35 | #21
    dr. Arief

    Dear bu Neneng, Wa’alaikum salam w.w.
    Bukannya tidak boleh kena air, tapi kecenderungan infeksi kulit akan lebih cepat sembuh bila dalam keadaan yang kering. Juga setelah sembuh sebaiknya terapi dilanjutkan terus sampai 2-3 hari kemudian.
    Semoga dapat membantu ya :)

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  22. August 3rd, 2009 at 13:47 | #22
    Liya

    Selamat Siang Dok???
    Ade saya umur 6 tahun kena cacar air tp sudah hampir seminggu ini blm sembuh2 jg?? saya sudah bawa kedokter dan dokter bilang utk tetep mandi seperti biasa tp pakai sabun “DETOL”.. saya mau tanya dok sebenarny kena cacar air itu boleh mandi atau lebih baik jangan mandi dok??? dan bagaimana cara menyembuhan dengan cepet ya dok??? saya tunggu yaa dok jawabanny.

    terima kasih.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  23. August 21st, 2009 at 17:26 | #23
    sri atikah

    assalamualaikum wr wb,,

    selamat sore dok,,,,

    saya sekarang sedang hamil 5 bulan, sedangkan suami saya terkena cacar api kemarin udah berobat kedokter kata dokternya cacar api itu disebabkan oleh virus dan bisa menular, pertanyaan saya apakah berbahaya bila saya dekat dengan suami saya apakah bisa menular pada bayi saya?
    terima kasih,,,,

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +3 (from 3 votes)
  24. August 22nd, 2009 at 10:55 | #24
    Elis

    Dok, sy jg sdg kena cacar air dan punya bayi 6 bulan. Kata dokters sy tdk apa2 mnyusui asal pakai masker an baju ttutup. Skrng sdh 8 hari, cacar yg kcl2 sdh mengering. Di wajah jg sdh mli pada mngring. Tapi yg besar2 di dada’perut dan belakang perut,dan sdkit di tangan kok msh mlenting sj ya dok walau sdh berubah warna mjd putih keruh? Harus pakai salep apa ya dok untuk mempercepat pengeringannya? Saya kangen ingin cpt smbh dan bermain dengan anak sy. trm ksh sblmnya ya dok

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  25. August 30th, 2009 at 00:41 | #25
    igun

    dok sy mo tanya,anak saya pas baru lahir,terdapat gelembung merah sebesar kedele pada telapk tangan,hari berikutnya menjalar ,lama2 ke selrh bagian tubuh,gelembung bervariasi besarnya dan berisi getah bening diagnosa,smpe sekarang umur 4.5 th belum sembuh,mohon bantuan dokter,apakah virus s4 ,karena saya ke beberapa tenaga kesehatan tidak ada yg bisa menerangkan

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  26. October 30th, 2009 at 17:01 | #26
    dahlia

    Selamat sore Dok,

    sdh bbrp mggu ini, di k-2 tangan saya smp dgn siku tdpt luka spt kesundut rokok.
    saya sdh ke dokter spesialis kulit dan dikatakan suluten (dlm bhs jawa) atau impetigo……., sdgkan di dokter yg k-2 yi dktr umum dikatakan sy cacar air…..

    setelah sy membaca rubrik ini, sy merasa ke-2 dktr tsbt diagnosanya sama. tetapi yg menjadi pertanyaan saya….apakah penyakit ini disertai dgn pembengkakan pd k-2 telapak kaki, dan jg ngilu2 di seluruh persendian badan?….krn hingga saat ini saya msh merasakan hal2 tsbt meskipun luka2nya tlh mengering……

    hal ini sangat mengganggu krn saya tdk dpt beraktivitas dgn cepat, krn kalo berjalan rasanya spti ditusuk2 jarum dan langsung bengkak…

    terima kasih atas perhatiannya

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +2 (from 2 votes)
  27. December 10th, 2009 at 18:40 | #27
    Zar

    Assalamualaikum.
    Dok, apalah semua orang wajib terserang penyakit cacar??
    Soalnya ada yang bilang kalo blim terserang penyakit cacar, akan menimbulkan penyakit lain yang lebih berbahaya..
    trims.

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +3 (from 3 votes)
  28. May 19th, 2010 at 05:51 | #28
    della

    assalamualaikum,
    dok, saya mau menanyakan,sudah seminggu ini anak saya terkena cacar api,pengobatan apa yah selama ini saya hanya memberikannya garamicin, dan saya mandikan biasa,yang mau say atanyakan:
    1. obat salep atau antibiotika apa yg harus saya berikan?
    2. kalau mandi sebaiknya dengan larutan apa?

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  29. May 21st, 2010 at 06:49 | #29
    Dr Arief

    @ Della : Cacar Api sebetulnya boleh-boleh saja dimandikan. Yang tidak boleh adalah luka yang terbentuk akibat cacar tadi terinfeksi / terkelupas / tergores saat mandi. Bila dirasa perlu menggunakan larutan tertentu, biasanya digunakan larutan Kalium Permanganat dengan perbandingan yang sangat kecil (warna ungu sangat muda).

    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: 2.0/5 (1 vote cast)
    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  30. January 5th, 2011 at 04:30 | #30
    Ade Novianti L

    bagi anak y terserang cacar air bisa mandi tidak?

    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
    VA:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  31. January 8th, 2011 at 01:55 | #31
    Dr Arief

    @ Ade Novianti : Boleh, tapi dijaga agar tidak timbul pecehan mekanik pd gelembung kulit agar tidak banyak menimbulkan bercak hitam.

    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
    VN:F [1.9.11_1134]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  1. No trackbacks yet.
Comments feed