10 Tanda Kehamilan Yang Harus Diketahui Para Ibu

Seringkali wanita yang baru menikah menduga-duga apakah dirinya hamil atau tidak. Ada yang setiap bulan selalu melihat kalender barangkali sudah telat mens nya, ada lagi yang setiap bulan beli test-pack… wah :)

Nah biar lengkap, kali ini saya ingin berbagi apa saja sih tanda-tanda adanya kehamilan itu. Kalau ditulis selurhnya kira-kira ada 10 macam tanda (banyak amat ya ?!?)… Namun tidak semua wanita mengalami seluruhnya. Ada yang hanya satu tanda, ada yang dua, dan ada pula yang lebih. Mungkin nggak ada semua dari 10 tanda tersebut ? Mungkin saja, tapi jarang sekali.

Apa saja tandanya ? Ini dia…

  1. Ada “flek” sedikit.
    Flek sering terjadi pada awal kehamilan, tepatnya ketika terjadi implantasi sel telur yang telah dibuahi. Flek yang timbul biasanya berwarna merah muda atau kecoklatan dan tidak banyak.
    Ini adalah salah satu dari 10 tanda kehamilan dini.
  2. Frekuensi kencing lebih sering.
    Banyak wanita mengalami peningkatan frekuensi kencing pada awal kehamilannya. Hal ini terjadi bukan karena desakan kepala bayi pada rahim ibu seperti yang terjadi usia tua kehamilan, namun terjadi karena perubahan hormon ketika terjadi implantasi embryo di dalam rahim sang ibu; khususnya Human Chorionic Gonadotropine (hCG).
  3. Suhu tubuh meningkat.
    Adalah suatu hal yang biasa bagi wanita untuk mengalami peningkatan suhu tubuh pada saat terjadi ovulasi. Temperatur tubuh tetap pada posisi meningkat hingga beberapa waktu setelah selesainya fase ovulasi. Ini adalah salah satu tanda kehamilan juga.
  4. Terlambat atau tidak dapat haid / mens.
    Ini adalah tanda yang paling sering dialami oleh sebagian besar wanita. Meski demikian, mungkin saja terjadi keterlambatan (atau ketidakteraturan) siklus haid karena sebab lain; seperti adanya penyakit tertentu, stress, ketidakseimbangan hormonal, serta reaksi terhadap makanan atau obat-obatan tertentu.
    Pada sebagian besar wanita yang biasanya mengalami siklus mens yang teratur, biasanya tanda ini ada ketika terjadi kehamilan.
  5. Kelelahan / Fatigue.
    Rasa tubuh seperti “tidak berenergi” atau tidak bergairah adalah ungkapan yang paling bagus untuk  menggambarkan tanda yang satu ini. Tentunya ketika terdapat tanda ini, harus dibedakan dengan keadaan lain (seperti sedang sakit – lemas juga kan…). Rasa lemas / lelah yang terjadi pada awal kehamilan berhubungan dengan perubahan hormonal yang terjadi pada awal kehamilan. Hal ini akan hilang dengan sendirinya setelah tubuh melakukan adaptasi terhadap perubahan kadar hormon selama kehamilan.
  6. Kram perut bagian bawah.
    Uterus lebih mudah mengalami kontraksi dengan lebih sering dan rutin (dengan derajat kekuatan kontraksi dari ringan hingga berat) selama terjadinya kehamilan. Banyak gerak,  rangsangan lelah, maupun hubungan sex dapat menjadi pencetus terjadinya kontraksi. Selama tidak menimbulkan gangguan yang berarti, hal ini masih wajar-wajar saja.
  7. Mual (hingga disertai muntah).
    Dikenal dengan sebutan “Morning Sickness” karena lebih sering terjadi di waktu pagi, ketika sang ibu bangun tidur. Meski demikian perasaan mual dapat dialami sewaktu-waktu.
  8. Rasa nyeri pada payudara & puting susu.
    Faktor ini lagi-lagi berkaitan dengan perubahan hormonal pada diri sang ibu. Berita bagusnya, biasanya akan hilang sendiri setelah tubuh melakukan adaptasi terhadap perubahan hormonal pada dirinya.
  9. Warna puting susu menjadi lebih gelap.
    Biasanya muncul kira-kira seminggu setelah terjadinya konsepsi. Juga diakibatkan oleh perubahan hormon.
  10. Konstipasi / sembelit.
    Pada awal kehamilan, ibu biasanya ngerasa kalau ada perubahan pola buang air besar. Hal ini juga dicetuskan oleh perubahan hormon yang mengakibatkan relaksasi dan turunnya gerakan usus. Jadi berbeda sebabnya dengan sembelit pada akhir kehamilan yang disebabkan oleh gangguan mekanik (desakan kepala anak di daerah perut bawah).

Nah, segera setelah didapati satu atau lebih dari tanda di atas, Anda bisa mulai memeriksakan diri Anda ke dokter ahli kebidanan dan kandungan, untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut. Biasanya para ibu sudah tau bahwa sebelum ke dokter periksa dulu dengan ß hCG test…. Gimana hasilnya ? Wah ternyata positif ?…. Selamat ya :)